Kemendikbud Gelontorkan Rp. 10 Triliun untuk Perbukuan

Kemendikbud Gelontorkan Rp. 10 Triliun untuk Perbukuan

Kemendikbud Gelontorkan Rp. 10 Triliun untuk Perbukuan

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terus

meningkatkan budaya literasi di Indonesia. Hal ini terbukti dari dana yang dianggarkan Kemendikbud sebesar Rp.10 Triliun untuk pengembangan literasi di bidang perbukuan.

“Dana tersebut kita optimalkan untuk meningkatkan minat baca anak di seluruh Indonesia,” ucap Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendikbud, Didik Suhardi saat menghadiri pembukaan “Pesta Buku Bandung 2019” di Gedung Landmark Braga, Jln. Braga No. 129, Kota Bandung, Kamis (4/4/2019).

Sekjen menjelaskan, dana tersebut diperuntukkan membiayai produksi

buku teks dan nonteks, yakni buku yang berbasis elektronik atau ebook. Pengembangan perbukuan sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan. Salah satu pasalnya berbunyi bahwa pendidikan di Indonesia harus bermutu, harga terjangkau, dan merata.

Selain itu, Kemendikbud juga bekerja sama dengan Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi) dalam pengembangan literasi di Indonesia. “Dengan Ikapi, kita upayakan penyebaran buku tidak hanya dilakukan di kota. Tapi juga di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) dengan murah, merata serta bermutu agar dampaknya betul-betul terasa,” imbuhnya.

Ia pun mengapresiasi kegiatan Pesta Buku Bandung 2019 yang diinisiasi

oleh Ikapi Jawa Barat. Kegiatan ini diharapkan mampu menambah minat baca masyarakat. “Semoga kegiatan perbukuan di Indonesia pun meningkat,” harapnya.

Sebanyak 96 stan buku memeriahkan Pesta Buku Bandung 2019. Kegiatan bertajuk “Panggung Demokreasi Urang Bandung” ini merupakan rangkaian acara dari peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei mendatang.***

 

Baca Juga :