Cara Mudah Merawat Tas Kulit

Cara Mudah Merawat Tas Kulit

Cara Mudah Merawat Tas Kulit

Pada dasarnya, aksesoris yang terbuat dari bahan kulit

seperti tas kulit memang cenderung lebih tahan lama dan membuat orang yang memakainya terlihat lebih berkelas. Tidak heran jika tas kulit dibanderol dengan harga yang jauh lebih mahal dari tas berbahan lainnya, dan banyak juga orang yang menggunakan tas jenis untuk untuk menunjukkan status sosial mereka.

Tas berbahan kulit memang cenderung lebih tahan lama, asal dirawat dengan cara yang tepat. Jika cara perawatannya salah, tas yang kamu beli dengan harga yang tergolong cukup mahal ini justru dapat rusak dengan mudah. Pastinya nggak mau kan tas yang kamu beli dengan harga yang mahal jadi rusak dan tidak bisa dipakai lama? Nah agar tas kulit lebih tahan lama, yuk cari tahu cara perawatannya di bawah ini terlebih dahulu.

 

1. Hindari dari sinar matahari langsung

Tas berbahan kulit sangat rentan akan retak pada bagian luarnya. Oleh karena itu, sebaiknya hindari tas kulit kamu dari paparan matahari secara langsung, terutama dalam waktu yang lama. Jika terpaksa harus beraktivitas di luar dan berhadapan langsung dengan matahari, usahakan untuk menggunakan tas dengan bahan lain seperti bahan kain, denim dan sebagainya. Selain merusak tesktur kulit, sinar matahari juga dapat membuat warna tas menjadi lebih cepat pudar dan kusam. Pastinya kamu nggak mau kan tas kulitmu menjadi terlihat seperti tas lama karena warnanya yang kusam?

 

2. Jauhkan dari air

Jika tidak ingin tas kulit kamu lebih awet dipakai, hindari meletakkan tas kamu ditempat yang lembab, apalagi terkena air. Air ataupun tempat yang lembab merupakan tempat yang subur untuk jamur tumbuh. Selain itu, meletakkannya di tempat yang lembab juga dapat menimbulkan bau apek yang tidak sedap pada tas kulit. Nah jika tas kamu sudah terlanjur terkena air, langsung keringkan dengan menggunakan tissue atau lap kering yang mudah menyerap air dan bertekstur lembut. Kain yang lembut akan mengurangi intensitas gesekan pada tas sehingga meminimalisir munculnya goresan pada tas.

 

3. Menghindari jamur

Tas berbahan kulit cenderung lebih mudah terkena jamur daripada tas berbahan lain seperti kain. Oleh karena itu, diperlukan perawatan khusus untuk menghindari tas kulit dari tumbuhnya jamur. Saat tidak digunakan, simpanlah tas kulit di dalam lemari yang dilengkapi dengan kamper atau silica gel untuk menyerap kelembaban. Selain itu, kamper juga dapat menghindari tas kulit kamu dari binatang-binatang kecil seperti ngengat yang dapat memakan bagian luar tas. Sesekali bukalah pintu lemari agar sirkulasi udara menjadi lancar dan udara di dalam lemari tidak lembab. Jangan lupa pula untuk membungkus tas menggunakan tas penyimpanan berbahan kain untuk menghindarinya dari debu.

4. Jauhkan dari plastik

Plastik merupakan musuh terbesar untuk bahan kulit. Jika disimpan dan bersentuhan dengan plastik, bahan plastik ini dapat menyerap warna pada kulit luar tas. Akhirnya akan muncul noda seperti jamur pada tas, bahkan kulit tas akan mengelupas jika menempel dengan bahan plastik dalam waktu yang lama. Oleh karena itu, hindari menyimpan tas menggunakan bungkusan plastik. Akan lebih baik jika kamu menggunakan tas penyimpanan yang berbentuk kain, yang tentunya juga akan memperlancar sirkulasi udara yang masuk.

5. Cara membersihkan

Sebenarnya tas berbahan kulit jauh lebih mudah dibersihkan daripada bahan lainnya. Tidak perlu dicuci menggunakan air dan deterjen. Jika muncul noda atau jamur pada tas kulit, kamu hanya perlu membersihkannya dengan lotion, sabun khusus untuk kulit atau bahan alami seperti minyak zaitun dan jeruk lemon. Namun jangan langsung mengoleskannya ke tas, oleskan lotion, sabun, minyak zaitun ataupun perasan jeruk lemon pada kain lembut terlebih dahulu, lalu gunakan untuk membersihkan jamur atau noda pada tas. Selain itu, gunakan gerakan satu arah untuk menggosok tas agar tidak merusak tekstur kulitnya, misal gerakan dari atas ke bawah.

 

6. Hindari bahan ini

Saat membersihkan tas menggunakan produk tertentu, sebaiknya perhatikan bahan yang terkandung di dalam produk tersebut. Jika ternyata produk pembersih tersebut mengandung pelarut petroleum, minyak petroleum dan silikon, jangan gunakan produk tersebut untuk membersihkan tas kamu. Bahan-bahan tersebut dapat meninggalkan noda dan merusak tekstur tas kulit. Selain itu, hindari pula menggunakan pakaian berbahan jeans saat kamu menggunakan tas kulit. Saat membawanya, pasti tas akan bersentuhan dengan celana atau baju jeans kamu. Gesekan yang terjadi antara jeans dengan tas kulit dapat beresiko memunculkan goresan dan merusak tekstur kulit luar tas.

Sumber : https://how.co.id