2019, UPI Bidik World University

2019, UPI Bidik World University

2019, UPI Bidik World University

BANDUNG – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung berkomitmen untuk

dapat meningkatkan mutu pendidikan. Hal itu menurut Rektor UPI Bandung, Asep Kadarohman sebagai perwujudan turut mendukung program Nawacita pemerintah.

Bahkan sebut dia, pada 2019 mendatang pihaknya menargetkan masuk ke dalam World University Rankings Education. Untuk mencapai upaya tersebut pihak kampus menargetkan bukan hanya diakui pada tingkat Nasional melainkan tingkat internasional di bidang pendidikan. ”Tapi target kami untuk berusaha masuk ke dalam world university rankings education. Kita masih menunggu publikasi sukpous setelah seribu dan mulai tercatat di word university rangking,” kata Asep Kadarohman saat ditemui dusela Dies Natalis ke-63 UPI Bandung.

Untuk mencapai target itu, lanjut dia pihaknya harus bekerja ekstra keras agar pihaknya

bisa tercatat di world University. Karenanya untuk mendorong hal tersebut, sebut dia diperlukan kesadaran para dosen dan mahasiswa, termasuk perlu adanya publikasi ilmiah untuk menopang perankingan prestasi universitas. ”Perkembangan semangat dosen dan mahasiswa memiliki tujuan yang sama,” ujar dia.

Dilihat dari perkembangan saat ini, pemerintah kekurangan guru produktif. Sehingga kini pihaknya, akan membuka program pendidikan guru produktif yang akan mengajarkan anak agar lulusan SMK bisa berkontribusi menjadi daya saing bangsa. ”Sekarang kita fokus mengembangkan kampus UPI yang di daerah karena kami sudah sejalan dengan nawa cita pemerintah bahwa kita mulai pendidikan dari pinggiran,” lanjutnya.

Jadi lanjutnya, masyarakat sekitar memiliki peluang besar untuk melanjutkan study

untuk meningkatkan produktifitas daerahnya dan menghindari adanya urbanisasi sehingga tidak terjadi penumpukan warga di kota. ”Harapan kota masyarakat di daerah bisa lebih berkembang,” ujarnya.

Secara khusus kata dia, di Serang akan membuka pendidikan kemaritiman lantaran luas laut yang luas di Indonesia namun tidak ada perguruan tinggi yang menyiapkan guru kemaritiman. ”Kalau sekolah kemaritiman ada tapi kan belum ada pendidikan guru atau tenaga pendidiknya,” katanya

Pihaknya mengaku akan mengembangkan pendidikan era digital dengan sistem teknologi informasi di PWK, itu sejalan dengan era globalisasi dan dunia digital. Termasuk meningkatkan pengajar dengan membuka pendidikan multimedia dan digital di Cibiru. ”Termasuk UPI Tasik akan dibentuk pendidikan kewirausahaan sesuai potensi daerah industri kreatifnya,” terangnya.

Tahun depan program-program ini mulai berjalan, karena sesuai ketentuan UU pendidikan tinggi akan diajukan kepada ban PT. Dia menyebutkan, sudah siap untuk menyiapkan program strudy tersebut dari tenaga pengajar dan penunjang lainnya. ”Sekarang masih dibahas oleh senat akademik dan diharapkan lulusan setiap tahunnya mencapai 8-9 ribu dalam setahun,” tuturnya.

 

Sumber :

https://egriechen.info/